Kamis, 29 Mei 2014
CINTA YANG MENJAMAH
di persimpangan senja redup cahaya
kau beri aku cinta beribu cerita
dengan irama genggaman jemari rasa
ku lukiskan nada hati dalam untaian kidung jiwa
berlagu aksara begitu indah
ciptakan gemuruh resah merebah
hingga gelorapun mencapai titik jamah
telah terbalas kasih di ujung langkah
temaram kian tenggelam di jemputan malam
terpancar ayu wajahmu tanpa gurat muram
senyum itu bagai belati menikam
mengikat hati dalam belenggu cinta yang dalam
tak ingin lepas dari jeratan
biar selamanya terbelenggu aroma percintaan
peraduan hati kian dekat di rengkuhan
tempat kau dan aku menjalin kebahagiaan
bertutur cinta dengan keindahan
setiap aral biarlah sebagai pelengkap jejak
tak terseok walau rintang lara menyesak
teguh hati takkan pernah berlain pihak
untukmulah kasih ini ku urai dalam sajak
berirama cinta bernada rindu yang meriak
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar