Kamis, 29 Mei 2014

KECUP PAGI


Aroma cinta mengecup pagi
menebar segala keharuman yang berseri
mengurai kata pada setetes tinta hati
melukis indahnya serunai mimpi

mentari masih malu di redup cahaya
terlihat semburat jingga pada ufuk yang menggoda
seuntai kata cinta untukmu belahan jiwa
menghias pagi dalam titian langkah menyongsong dunia

ku kirim senyum lewat untaian kata rindu
pada hentakan embun yang menetes tanpa ragu
menyegarkan hati-hati nan dirundung pilu
menggugah jiwa yang terbelenggu mimpi semu

burung burung mulai ramai bernyanyi
mengiringi langkah kaki penuh asa diri
mengitari pagi dengan sejuta warna pelangi
menghapus kisah pilu yang selama ini menyelimuti
karna kau dan aku kini saling memiliki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar